Pagi hari (Selasa,13/2/2024), ratusan santri sudah menunggu pembukaan “Gelar Karya dan SeniP-5”. Mereka berkumpul di kompleks PPM MBS Yogyakarta, putera di halaman utara Masjid At-Tanwir, sedangkan santriwati berkumpul di halaman kompleks PPM MBS putri.

Sejak pukul 07.30 Wib, mereka sudah sibuk menyiapkan pembukaan dan gelaran pameran karya yang akan mereka tampilkan. Berjejer dan rapi meja ditata menjadi spot karya yang apik. Ada mading yang bertema ke-Indonesiaan, ada juga karya kostum yang disiapkan di setting rapi untuk “Gelar Karya dan Senin P-5”.
Dalam sambutannya, Kepala SMP MBS, Ustaz M. Fauzan Yakhsya, S. Hum menyampaikan, “mari kita bersyukur atas terselenggaranya P-5 yang terakhir di tahun ajaran ini. Kelas VII mengangkat tema kearifan lokal, kelas VIII mengangkat tema kewirausahaan, dan kelas X mengangkat tema kebhinnekaan.”

Ia juga berpesan, “tetap jaga semangat. Nanti akan diambil juara dari gelaran ini. Hindari gurauan-gurauannya. Silakan tampil maksimal jangan asal-asalan, silakan tampil dengan maksimal kalau perlu lebih bagus dari latihan.”

Di kompleks pondok putri, Ustaz Roiq, Lc, Kepala Sekolah SMA menyampaikan, “Gelar Karya dan Seni P-5 ini merupakan bagian dari integral antara pembelajaran dan juga kegiatan proyek yang tidak terpisahkan. Ini merupakan bagian dari ekspresi santri dan ajang berkreasi dan berekspresi dengan berbagai tema yang diangkat.”

Kegiatan ini diikuti oleh kelas VII, VIII dan kelas X, serta dihadiri guru pembimbing dan juga wali kelas. Dalam kegiatan ini, ada drama musical, tembang dolanan, dan juga fashion show.

Para santri antusias dan totalitas mengikuti “Gelar karya dan Seni P-5”. Acara ini berlangsung dari pagi hingga menjelang asar [Arif Yudistira]

 

Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-5) adalah program pendidikan yang dicanangkan oleh Nadiem Makarim sebagai bagian dari implementasi kurikulum merdeka. Pembelajaran berbasis P-5 didesain oleh Kemendikbud sebagai ruang berkarya, beraktualisasi dan berkreasi yang mencoba menguatkan pendidikan berbasis praktik dan juga sebagai upaya menguatkan siswa pada nilai-nilai Pancasila.

PPM MBS Yogyakarta menggelar P-5 sejak tanggal 10-15 Februari 2024. P-5 digelar di kompleks PPM MBS Yogya. Kegiatan ini adalah bagian dari penerapan kurikulum merdeka.

Ustaz Oktadihartoni, S.Pd selaku ketua kegiatan P-5 mengungkapkan, “ada tiga tema besar yang diangkat dalam kegiatan P-5 ini. Kelas VII mengangkat tema kearifan lokal, kelas VIII mengangkat tema kewirausahaan, sementara kelas X mengangkat tema kebhinekaan.”

Dalam kegiatan P-5 ini, santri diajak kreasi mading (majalah dinding), membuat kostum, juga pelatihan kewirausahaan. Santri juga diajak untuk membatik, drama musical, tembang dolanan, hingga praktik (perform) tari daerah. Kelas VII diajak untuk menyanyikan “tembang dolanan”, membuat produk dengan teknik shibori, kelas X membuat mading dan drama, sementara kelas VIII seminar kewirausahaan.

“Dalam kegiatan P-5 ini, guru menjadi fasilitator dalam menyusun modul proyek dan mendampingi dalam proses pembelajaran”, ungkap Ketua P-5, Ustaz Oktadihartoni, S.Pd.

Acara ini disupport penuh oleh PPM MBS Yogyakarta, dalam praktik P-5 ini, para guru berharap siswa tidak hanya menyelesaikan proyek, tetapi juga mengambil nilai-nilai yang menjadi refleksi profil pelajar pancasila [Arif Yudistira]

Manusia adalah makhluk yang memiliki kelebihan dibanding makhluk lain. Salah satu kelebihan manusia adalah kemampuan berbahasa. MBS Yogyakarta adalah salah satu pondok yang memiliki program dalam penguatan bahasa. Salah satu penguatan Bahasa di MBS adalah bahasa asing, seperti Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

Senin (5/2/2024) IPM Putra MBS mengadakan gelaran Language Fest. Kegiatan ini digelar di kompleks PPM MBS. Acara digelar sejak pagi hari hingga siang hari. Acara ini digelar dengan memberi materi Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris. Selain itu, digelar lomba antar asrama, dan juga ujian Bahasa.  hadir dalam bentuk yang dikemas dengan sedemikian rupa. Mulai dari acara pembukaan hingga penutup nanti, event ini penuh dengan berbagai materi bahasa Arab maupun Inggris yang bungkus dalam bentuk yang sangat rapi berupa perlombaan antar asrama. Salah satunya adalah Ujian Bahasa.

Dalam kegiatan yang rutin digelar ini, dipilih satu siswa yang menjadi juara. Language Fest atau yang kerap disingkat “LF” ini juga sudah menyiap-kan banyak sekali perlombaan lain seperti Debat Bahasa Arab—Inggris, Lomba Tashrif, Spelling Bee, dan lomba-lomba antar asrama ataupun individu lainnya.

IPM Bagian Bahasa sekaligus panitia Acara Language Fest mengadakan Ujian Bahasa. Acara ini digelar untuk mengujikan semua materi yang pernah diajarkan selama ta’lim pagi di asrama masing-masing.

Dengan dibantu oleh Mudabbir Bahasa, “Ujian Bahasa” kali ini terlihat amat tenang. Karena para santri diuji oleh orang yang mereka kenal, sehingga membuat mereka rileks dan tenang, tidak merasa canggung ataupun tidak kenal dengan penguji [Arif Yudistira &PR IPM Putera]

Pagi hari, cuaca di PPM MBS Yogyakarta lumayan cerah. Di hari Ahad (4/2/2024), PPM MBS Yogyakarta punya hajatan. Hajatan itu adalah Pelaksanaan Tes PSB Gelombang II. Setelah ditutup tanggal 1 Februari 2024, para  santri melaksanakan Tes Gelombang II PSB.

Sejak pukul 06.30 Wib, para calon santri sudah tiba di PPM MBS Yogyakarta. Mereka rata-rata menggunakan kendaraan pribadi. Para adik-adik IPM dan asatidz sudah siap menyambut calon santri dan calon wali santri PPM MBS Yogyakarta dengan wajah yang sumringah.

Tepat pukul 08.15 wib, 600 lebih calon santri dan orangtua menempati panggung utama PSB. Para calon wali santri ramai membawa rombongan keluarga untuk mengantar anaknya yang akan mengikuti tes PSB gelombang II. MBS memang menggunakan sistem tes seleksi untuk menjadi santri terbaik MBS.

Dalam sambutannya Ustaz Fajar Shadik, Direktur PPM MBS Yogyakarta menyampaikan, “Ahlan Wa Sahlan di Kampus MBS. Apapun itu panjenengan semua hari ini berikhtiar menyekolahkan putera-puterinya untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik.”

MBS tahun ini kita membuka kelas untuk SMP sebanyak 14 kelas, SMA 13 kelas, dan takhasus 4 kelas. Untuk itu kami selaku yang diamanahi di pesantren MBS ini, “Insha Allah amanah ini akan kami jalankan sebaik-baiknya.”

Dalam sambutannya Direktur MBS juga mengucapkan terimakasih kepada calon wali santri yang memberikan kepercayaan kepada MBS ini.

Badan Pembina Pesantren, melalui Drs. Muchson AR, M.Pd , menyampaikan dalam sambutannya, “ Alhamdulillah Bapak/Ibu telah mempercayakan ke MBS. MBS ini fokus pada tafaquhfiddin. Kita juga menggunakan kurikulum dinas sebagai penyeimbang.”

Tahun ini MBS mengantar 47 anak ke Mesir, ada yang ke Libya dan Universitas Islam Madinah. “mengapa kita pasang logo UIM dan Universitas Al Azhar?, karena kita sudah muadalah kedua universitas itu dan universitas lainnya di Timur Tengah.” Ustaz Muchson AR, juga berpesan, “Mudah-mudahan MBS menjadi tempat yang mampu mendewasakan putera-puteri bapak/ibu semua.”

Setelah acara pembukaan Tes PSB Gelombang II, para santri dan calon wali santri mengantar anaknya ke tempat pelaksanaan tes di tempat yang sudah disediakan [Arif Yudistira]

 

Ustadz Handy Bonny hadir pada kegiatan Tabligh Akbar yang diinisiasi IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) bagian KDI (Kajian Dakwah Islam) PPM MBS Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Kompleks kampus Putra, pada hari Rabu (31/1/2024).

Ustadz yang dikenal sebagai pendakwah dengan gaya kekinian tersebut memberikan tausiyah kepada para santri serta tamu undangan. Kedatangan Ustadz asli Bandung ini sangat dinantikan.

Tausiyah yang disampaikan pun memotivasi para generasi muda untuk taat beribadah kepada Allah SWT, salah satunya dengan masuk pesantren. Dengan anak-anak masuk pesantren tentu akan mempunyai akhlak yang baik, ilmu yang bermanfaat, kreatif dan lain sebagainya.

Dalam ceramahnya, Ustadz yang akrab dipanggil “Kang Bony”ini mengajak para santri MBS generasi Millenial untuk selalu Istiqamah dalam menjalankan Ibadah meski banyak godaan. Dengan gaya bicara yang diselingi dengan bahasa sunda yang khas, dan sesekali menggunakan bahasa Inggris dan istilah Korea yang populer, Ustadz Handy Bonny membahas mengenai begitu banyaknya rintangan dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya karena perkembangan teknologi yang semakin canggih.

“Mencari ilmu di pesantren itu untuk beribadah kepada Allah SWT. Orang yang mencari ilmu bagian dari jihad,” ucap Ustadz pemilik akun twitter @handybony ini.

Tak hanya itu, Ustadz yang semenjak remaja sudah menggeluti dunia EO (Event Organizer) ini mengatakan manusia harus mempunyai agama, sehingga manusia tidak menjadi kacau. Pasalnya, manusia itu makhluk yang merdeka atau bebas.

“Kebebasan sejati itu kebebasan yang mengerti batas. Ada yang mengaturnya, salah satunya adalah agama,” terangnya.

Seperti yang kita tahu saat ini sangatlah mudah untuk mendapatkan konten-konten yang secara syariah dilarang oleh Agama Islam. Maka dari itu, Ustadz Handy Bonny mengingatkan agar kita tidak memulai untuk membuka dan menekan tombol “like” kepada konten-konten semacam itu karena konten tersebut akan selalu muncul meskipun tidak kita cari. Hal ini tentu bukan perkara mudah karena salah satu ciri khas generasi milenial adalah sangat dekat dengan dunia teknologi informasi.

Seperti kita ketahui ustadz Handy Bonny adalah dai atau pendakwah asal Bandung yang terkenal dengan gaya ceramahnya yang asyik, gaul dan penampilannya yang stylish.(ElMoedarries)

 

 

 

Sabtu (27/1/2024) pagi sekitar pukul 07.15 wib, perpustakaan MBS Yogyakarta melaunching buku antologi ke-4 karya guru, karyawan dan juga santri PPM MBS Yogyakarta. Buku diberi judul “Batas Semesta”. Buku ini merupakan antologi artikel dan cerita pendek yang ditulis oleh guru, maupun santri MBS bertema “Persahabatan”. Ustazah Sri Wahyuni selaku kurator buku ini mengungkapkan, “tema persahabatan dipilih karena dekat dengan santri dan dunia pesantren sehingga lebih pas ditulis oleh santri.”

Selaku kurator Ustazah Sri juga berharap “dengan adanya buku Batas Semesta (2024), semoga budaya literasi menulis dapat tumbuh dan membudaya di MBS.”

Dari segi kualitas buku, tulisan santri juga mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. “tahun ini kita menghadirkan editor profesional dengan BKJSM dengan duta baca yang berbasis guru dari mapel Bahasa Indonesia.”

Buku ini merupakan persembahan untuk Milad ke-16 PPM MBS Yogyakarta, selaku Ketua perpustakaan MBS, ia berharap, “penerbitan antologi ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi dan kita berharap tiap tahun kita bisa membuat karya baru dan bisa melangitkan karya anak”.

Dalam launching yang telah diadakan Sabtu (27/1/2024) di Kompleks PPM MBS Yogyakarta, juga diserahkan sertifikat dan pembagian buku “Batas Semesta” kepada santri dan penulis terbaik. Ustaz Fauzan Yakhsya, S.Hum selaku Kepala SMP PPM MBS Yogyakarta merasa senang dan bangga dengan launching buku ini.

Pimpinan MBS turut serta mendukung dan mendorong agar penerbitan buku untuk kemajuan literasi di PPM MBS Yogyakarta bisa terus dilakukan [Arif Yudistira]

Pada hari Senin (08/01/2024), KPPS PPM MBS Yogya menggelar sosialisais DPTb di Aula lt.2 Kompleks PPM MBS Yogya. Acara digelar pada pukul 13.20 Wib-selesai. Dalam acara sosialisasi tersebut hadir Pak Agus Prasetyo dari PPK Prambanan, Mbak Sekar dari PPS Kelurahan Bokoharjo dan Mbak Lulu’dari seksi data di tingkat kecamatan Prambanan.

Dalam paparannya, Pak Agus Prasetyo menyampaikan poin-poin penting mengenai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). “Yang perlu bapak/ibu perhatikan, bahwa nanti akan ada TPS khusus. Walaupun sudah terdaftar di DPTb, anda akan ditempatkan di TPS regular. Anda masuk DPTb, ini disebabkan karena domisili, tugas kedinasan, alasan bekerja, dan lain-lain. Anda nanti akan menjadi pemilih tambahan. Perlu diperhatikan, bahwa nanti karena anda pemilih yang pindah dari domisili, maka hak-hak anda akan berkurang, berkaitan dengan dapil (daerah pemilihan).”

PPK Prambanan juga menambahkan, “bapak ibu juga perlu memperhatikan bahwa selain DPTb, ada pemilih khusus. Pemilih khusus ini belum terdaftar di DPT dan DPTb, nanti ia akan mendapatkan hak pilih sesuai KTP-nya. Daftar pemilih khusus ini hanya bisa memilih setelah adanya waktu tambahan, itu pun bila surat suara masih ada.”

Dalam pertemuan tersebut, PPK Prambanan juga mengingatkan bahwa batas akhir pindah pemilih akan berakhir pada tanggal 15 Januari 2024. Sementara itu, Ketua KPPS MBS Yogya Ustaz Dwi Apriyanto, S.I.P menuturkan “para guru dan juga santri yang terdaftar di DPTb nanti akan melakukan pencoblosan di TPS khusus MBS Yogya.”

KPPS MBS Yogya dibentuk dan bertugas untuk memfasilitasi hak pilih santri dan guru karyawan PPM MBS Yogya yang mengalami kendala dalam menyampaikan hak suaranya. Acara ini digelar untuk memfasilitasi sekaligus memberi ruang bagi tersalurkannya hak pilih guru dan karyawan khususnya di kompleks PPM MBS Yogya. Mengingat pada pemilu nanti, masih ada santri yang tidak mencoblos di rumah masing-masing, sehingga perlu ada TPS untuk memfasilitasi hak pilih mereka.

Mbak Lulu’ selaku seksi data di tingkat kecamatan Prambanan dalam acara ini juga membagikan form yang perlu diisi para guru, karyawan dan santri yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Dalam acara sosialisasi ini, hadir kurang lebih 20-an dari guru, santri dan karyawan PPM MBS [Arif Yudistira]

Liburan semester ganjil telah usai. Hari Selasa, 2 Januari 2024 merupakan hari pertama masuk sekolah pasca libur semester ganjil. Apel pagi menjadi awal kegiatan belajar mengajar semester genap tahun pelajaran 2023/2024. Kegiatan tersebut diikuti dengan tertib oleh para santri PPM MBS Yogyakarta.

Kepala SMA MBS, ustadz Roiq, Lc sebagai Pembina upacara di kompleks putra menyampaikan selamat datang kepada para santri dan selamat memulai kegiatan di semester genap tahun pelajaran 2023/2024. Beliau juga menyampaikan agar di tahun yang baru ini, seluruh santri MBS dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Sementara itu di tempat terpisah, waka kesiswaan putri, ustadzah Arien Rahini berpesan kepada para santriwati agar lebih banyak bersyukur. Beliau juga menyampaikan evaluasi terkait pembelajaran di semester 1.

Pada akhir kegiatan apel, ditutup dengan pembagian penghargaan kepada santri berprestasi dan do’a bersama agar mendapatkan kelancaran dan kemudahan dalam kegiatan belajar mengajar semester genap.

Setelah apel pagi usai. Kegiatan dilanjutkan dengan membersihkan kelas masing – masing dan dilanjutkan dengan persiapan kegiatan belajar mengajar semester genap tahun pelajaran 2023/2024.

 

Pada hari Sabtu-Ahad (16-17/12/2023) dua ribu lebih santri PPM MBS Yogyakarta berangsur meninggalkan pondok. Mereka melakukan kegiatan kepulangan santri yang diadakan setiap satu semester sekali.

Kegiatan kepulangan santri kali ini dilakukan usai melaksanakan kegiatan Penilaian Akhir Semester (PAS) yang telah usai bulan Desember ini.

Bagian kedisiplinan Ustaz Farrel Izham Prayitno mengatakan “untuk pulang santri dibekali proposal Amal Bakti Santri, majalah dan juga scan kartu TNT.” Dirinya mengungkapkan, scan kartu TNT ini dilakukan untuk memvalidasi kepulangan santri dan memastikan santri sudah meninggalkan pondok.

Santri putra dan putri melakukan kepulangan dari pagi hari hingga sore hari (Sabtu-Ahad, 16-17/12/2023). Santri dari seluruh Indonesia itu merasa lega dan bersiap menikmati liburan bersama keluarga tercinta. Kepulangan ini diikuti dari kelas VII sampai kelas XII.

Para santriwan dan santriwati melakukan kepulangan Sabtu dan Ahad (16-17/12/2023). Mereka akan menikmati liburan kurang lebih dua pekan. Agenda kepulangan ini dinanti para santri dan orangtua murid untuk melepaskan kerinduan dan berkumpul kembali dengan keluarga sebelum santri kembali ke pondok [Arif Yudistira]

 

 

Sebagai seorang santri, sudah sepatutnya kita wajib mengetahui tentang materi Al-Islam. Hafal dengan nama nabi dan rosul, meneladani sifat adil dan bijaksana sang Uswatun Khasanah, juga selalu mengamalkan perbuatan baik dalam setiap kesempatan. Paham agamanya, berbudi pekerti yang baik, serta tidak melupakan sejarah islam.

Dengan sasaran santri kelas SMP dan Takhassus, bidang Kajian Dakwah Islam, atau yang lebih dikenal dengan bidang Ta’mir ini mengadakan tes keislaman. Guna memperdalam, dan mengetahui seberapa jauh pengetahuan para santri putra tentang materi Al-Islam.

Diadakan pada hari Sabtu(9/12/23) di dua tempat berbeda, yaitu masjid At-tanwwir, dan gedung sekolah. Seluruh IPMawan dari bidang KDI, turun tangan dalam menguji adik kelas mereka. Pun juga kedatangan para ustadz pembina bidang ‘dakwah islam’ seperti Ustadz Ahmad Ghulam. Diharapkan dengan adanya ‘tes keislaman’ ini santriwan dapat berkaca diri dengan apa yang belum mereka ketahui. Seperti yang selalu disampaikan dalam tiap ujian;

“Gunakan ujian untuk belajar, bukannya belajar untuk ujian.”

Materi yang diujikan, tidak jauh dari nama-nama nabi dan rosul, para khulafa’ul rasyidin, rukun iiman dan rukun islam. Semua itu adalah materi dasar untuk para santri, kelak sebagai bekal perjalanan merka dikemudian hari, dan seterusnya. Semoga dengan usaha para IPMawan bidang KDI ini untuk membantu adik-adiknya, dapat menjadi amalan jariah dan timbangan kebaikan yang amat berat di akhir nanti. Aamiin,

Sekian yang dapat saya sampaikan, sekian. Wassalamualaikum, Wr. Wb.(PRIMPA)

https://mwa.ipb.ac.id/-/slot-gacor/ https://sipil.ft.uns.ac.id/wp-content/plugins/