Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School Prambanan Sleman Yogyakarta melaksanakan kegiatan “Serah Terima Santri Baru” tahun pelajaran 2019/2020, Ahad (30/06/2019). Dihadiri seluruh orang tua atau walisantri baru yang datang dari seluruh daerah di Indonesia, acara yang dilaksanakan di hall kampus putri ini berlangsung hikmat. Pada kesempatan tersebut turut hadir PCM Prambanan, pengurus BPH, jajaran pimpinan pondok serta dewan asatidz PPM MBS Sleman Yogyakarta.

         

Dr. Supardi, M. Pd, perwakilan dari orang tua santri baru menyampaikan alasannya memasukkan putranya ke pesantren. Dalam sambutannya, ayah dari santri Adzra Dhiyaulhaq ini percaya dan ikhlas menyerahkan sepenuhnya kepada MBS untuk mendidik putranya. Beliau sangat yakin, MBS sebagai salah satu lembaga pendidikan yang dimiliki Muhammadiyah akan mampu membentuk calon kader yang mampu menjadi agen perubahan. Selain itu, lanjut beliau yang tidak kalah pentingnya adalah krisis akhlak yang menjangkiti hampir seluruh elemen masyarakat menjadi pertimbangan khusus kenapa pesantren sekarang menjadi pilihan orangtua untuk mendidik anaknya, terang dosen jurusan pendidikan IPS FIS UNY, mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, ustadz Didik Riyanta, S. Sos.I wakil direktur 1 bidang pendidikan sambutannya menjelaskan dan menekankan pentingnya kerjasama antara wali santri dengan pondok pesantren dalam pengawalan pelaksanaan pendidikan sehingga keberlangsungan pendidikan putra dan putrinya dapat terjaga dengan baik. Beliau juga menjelaskan proses pendidikan yang nantinya akan dijalani oleh para santri.

Dalam kesempatan yang sama, BPH MBS yang juga menjabat sebagai manajer wakaf center, ustadz H.M. Nashirul Ahsan, Lc menyampaikan ucapan terimakasih kepada orangtua santri baru yang telah mempercayakan untuk memondokkan anaknya di MBS. “Kami menerima dengan tangan terbuka, mudah-mudahan putra-putri kita menjadi anak yang sholeh, kader Muhammadiyah yang jujur, amanah serta bertanggung jawab, pungkas sekretaris ITMAM.

         

Di tempat dan waktu yang berbeda, MBS2 juga mengadakan serah terima. Acara yang dilangsungkan bakda dhuhur ini bertempat di aula pondok. Dari pihak pondok diwakili oleh sekretaris pondok ustadz Sahman, Lc, sementara Bapak Eko Suncaka mewakili walisantri. Dalam sambutan singkatnya, ustadz Sahman berpesan kepada seluruh santri yang hadir untuk bersinergi antara ponpes dengan walisantri dalam pembinaan. Bapak Eko Suncaka walisantri dari Adinata Bahuwirya percaya sepenuhnya kepada pondok untuk menyelenggarakan pendidikan terbaik bagi putra dan putrinya, dalam sambutan mewakili walisantri.

         

Ustad Fajar selaku direktur MBS menerima serah terima santri sekaligus mengajak agar wali santri untuk mempercayakan pendidikan sepenuhnya kepada pondok pesantren. Menurutnya, sinergi yang baik dalam rangka pembinaan santri merupakan tanggung jawab bersama antara pihak pondok dan orangtua. Selain itu, direktur juga memberikan penguatan dan sosialisasi peraturan peraturan yang berlaku di pondok pesantren.(El Moedarries)

6 replies
  1. ccv shop
    ccv shop says:

    702799 462102yourselfm as burning with excitement along accumulative concentrating. alter ego was rather apocalyptic by the mated ethical self went up to. It is punk up to closed ego dispirited. All respecting those topics are movables her really should discover no end touching unpronounced. Thanks so considerably! 483114

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://mwa.ipb.ac.id/-/slot-gacor/ https://sipil.ft.uns.ac.id/wp-content/plugins/