Sesuai adat atau kebiasaan yang ada di PPM MBS Yogyakarta, sudah saatnya untuk siswa kelas 10 mendapatkan atribut kepanduan mereka. Salah dua nya adalah hasduk dan pita daerah. Melihat waktu yang terus berlalu, penghasdukan mereka adalah tanda bahwa mereka mereka sudah siap untuk masuk kedalam fase selanjutnya.

Siswa kelas 10 adalah target ajaran ini, karena mereka adalah calon penerus para passus tahun ini. Acara ini diikuti sebanyak 230 sekian siswa. Juga dihadiri oleh ustadz Faris Abdurrasyid selaku pembina kepanduan Hizbul Wathan. Juga dihadiri oleh perwakilan dari Pimpinan Daerah Hizbul Wathan, rahmanda Anna Yaskuri. Sebagai pemateri untuk materi Hizbul Wathan.

Acara yang berlangsung selama 2 hari 1 malam ini, terasa sangat cepat. Selain karena kegiatan yang padat, ditambah dengan perjalanan dari pondok menuju area perkemahan. Waktu tidak terasa lama. Bertepatan pada hari Kamis-Jumat(9-10 November 2023). Tangga dimana pada tanggal 10 adalah adalah hari pahlawan yang membuat acara ini lebih terasa spesial, karena mengingat perjuangan para pahlawan yang dulu berjuang melawan penjajah.

Penghasdukan adalah acara pengukuhan untuk para pandu, supaya mereka siap untuk menghadapi tantangan yang lebih berat didepan mereka. Jajang rintang harus mereka selesaikan secara bersama, karena mereka adalah satu keluarga.

Meskipun terbilang menghabiskan banyak tenaga, penghasdukan tetap akan terasa ringan, karena semua dijalani dengan bersama. Terlebih ketika usaha mereka sudah terbayarkan, dan mereka sudah mendapatkan hasduk. Senyum ceria dan bahagia terpancar dari tiap tiap mereka.(PRIMPA)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://mwa.ipb.ac.id/-/slot-gacor/ https://sipil.ft.uns.ac.id/wp-content/plugins/