PPM MBS Yogya sedang mengadakan Tes Penerimaan Santri Baru tahun ajaran 2024/2025, hari Ahad (5/11/2023) di Kompleks PPM MBS Yogya. MBS Yogya selama ini telah berpengalaman dalam melayani dan menerima santri dari pelosok negeri. Persebaran santri sejak 15 tahun terakhir ini menjangkau hampir di seluruh Indonesia. Dari Pulau Sumatera, Kalimantan, Bali, Jawa, hingga Sulawesi dan Papua.

Pada PSB kali ini, MBS Yogya mengadakan Tes Gelombang I. Hari ini, ribuan wali santri dan rombongannya memenuhi halaman MBS Yogya. Mereka para orangtua, keluarga dan pendamping mengantarkan santri untuk mengikuti Tes Gelombang I. PPM MBS Yogya memang menerapkan sistem tes seleksi Penerimaan Santri Baru (PSB) sejak tahun pertama. MBS Yogya ingin agar santri dan orangtua yang masuk di MBS adalah santri dan orangtua pilihan yang mau diajak berjuang untuk menjadi ulama intelektual dan intelektual ulama yang akan berjuang bersama Muhammadiyah.

Dalam Penerimaan Santri Baru (PSB) kali ini, ada kegiatan sosialisasi dan orientasi ke calon wali santri PPM MBS Yogya dari Pimpinan PPM MBS Yogya. Kegiatan sosialisasi ini sudah dimulai sejak pukul 09.00 Wib, saat santri melaksanakan Tes PSB Gelombang I.

Ustaz Sahman, Lc sedang melakukan presentasi dan sosialisasi pada PSB PPM MBS Yogya, Ahad, 5 November 2023

Dalam acara sosialisasi dan pembekalan calon santri baru PPM MBS Yogya, Ustaz Sahman selaku sekretaris PPM MBS Yogya menceritakan perjuangan MBS dari dulu sampai menjadi seperti sekarang. “ Spirit MBS adalah 0 rupiah 0 kilometer. Karena waktu itu kita memang tidak punya tanah dan tidak punya modal, bahkan minus. Saat ini aset kita ada 16 hektar tanah dan juga 3.000 lebih santri serta ribuan lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri dan luar negeri.”

Ustaz Sahman juga menerangkan bahwa MBS dibangun dengan sistem kurikulum terpadu. “MBS dibangun dengan sistem kurikulum terpadu. Baik dari sisi kurikulum maupun sisi manajemen. Artinya, tidak ada sistem yang berdiri sendiri termasuk SD, SMP dan SMA.”

Cyndya, calon santri baru Tahun Ajaran 2024/2025, dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Dari sudut barisan paling belakang, duduk satu keluarga sedang menyimak penjelasan dari pimpinan MBS Yogya. Pak Jumari, datang bersama satu keluarganya untuk mengantarkan anaknya yang kedua mendaftar di PPM MBS Yogya. Ia bersemangat menceritakan pengalamannya berjuang mendaftarkan anaknya di MBS. “Mas, untuk pendaftaran di MBS ini, perjuangan betul. Saya kira untuk jalur prestasi orangtua tidak perlu hadir, ternyata wajib hadir. Tiga hari saya persiapan untuk mengantar putri saya. Saya dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, kemaren saya mencari tiket pesawat ke Semarang itu tiga hari, padahal biasanya satu minggu pesan untuk mencari tiket pesawat yang ke Semarang. Saya cari online, akhirnya nemu yang di Jakarta. Akhirnya saya pesan yang ke Jakarta, ibunya anak-anak ternyata ingin ikut juga karena menjenguk kakaknya yang di sini. Ini adiknya juga ikut. Sudah sampai di Jakarta, ternyata mencari tiket pesawat yang ke Yogya belum ada. Akhirnya saya memilih naik kereta. Barulah hari ini (Ahad, 5/11/2023) saya sampai di Yogya jam 5 pagi.”

Pak Jumari juga menceritakan di Pangkalabun masih belum banyak sekolah yang didatangi MBS. “ Perlu kayanya MBS ke Pangkalabun, banyak sekolah di sini belum kenal MBS, biar nambah keluarga. Alhamdulillah dari Pangkalan Bun ini anak saya dari Al-Manar, semoga nanti banyak yang masuk ke MBS dari Pangkalabun ini.”

Cyndya, puteri dari Pak Jumari mengaku terkesan dengan MBS. “MBS bagus, banyak acara di MBS.” Saat ditanya apa cita-citanya, puteri Pak Jumari ini mengaku punya cita-cita yang simple, “pengen dapat kerja yang baik, dan menjadi hafiz qur’an.”

Cyndya sendiri masuk ke PPM MBS Yogya melalui jalur prestasi. Ia mengaku kerap mendapat juara di tingkat kecamatan sampai kabupaten. “Alhamdulillah saya pernah juara Syahril Qur’an dan juara kelas.”

Disinggung mengenai harapan ketika masuk MBS, Cyndya mengatakan, “Semoga bisa betah di Pondok.” Cyndya mengaku sudah mantab hatinya untuk masuk di PPM MBS Yogya.

Inilah sekelumit kisah calon santri baru, tercatat pada gelombang I kali ini, MBS Yogya telah menerima 827 pendaftar dari seluruh penjuru Nusantara. Gelombang II dibuka dari 6 November 2023 hingga 1 Februari 2024, sementara Tes Gelombang II akan diadakan pada 4 Februari 2024.

Bagi yang belum mendaftar menjadi santri PPM MBS Yogya, anda bisa mengakses portal PSB di https://psb.mbs.sch.id/ untuk mendaftar di Gelombang II.

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *