Prof. Amien Rais Resmikan Ponpes AR. Fachruddin

SLEMAN-Pondok Pesantren Modern (PPM) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Sleman Yogyakarta menggulirkan program khusus bagi anak yatim dan dhuafa melalui peluncuran pondok AR Fachruddin (ARF). Di pondok pesantren ARF, anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tingkat SMP dilanjutkan jenjang SMA secara gratis.

         

PPM MBS AR Fachruddin yang berlokasi di Dusun Jamusan, Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman diresmikan oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Amien Rais, Minggu (28/7). Dalam sambutan di hadapan ratusan tamu undangan, Amien Rais menyebut, salah satu kelemahan yang mencolok dari Islam adalah kurang diperhatikannya jihad fisabilillah yang merupakan ajaran sentral dan fundamentalis.

         

“Tiap datang ke MBS, saya merasa bangga. Sepuluh tahun lalu, hanya dengan bermodal niat iklas dari anak-anak muda yang punya kepedulian terhadap Islam, akhirnya berhasil terwujud mimpi membangun sebuah pesantren,” katanya.

Sebagaimana ciri khas Muhammadiyah, para santri tinggal di asrama dengan maksud agar hubungan dengan guru, sesama siswa, dan lingkungan terjalin semakin baik. Pak Amien juga berpesan kepada para kader Muhammadiyah supaya mempertajam wawasan kebangsaan, serta tidak hanya fokus pada kesehatan maupun pendidikan namun juga merambah bidang lain seperti politik, ekonomi, budaya, dan hukum.

         

Direktur PPM MBS Ustadz Fajar Shadik mengatakan, di tahun ajaran pertama ini ada 20 santri putra dan 26 santri putri yang akan belajar di pondok AR Fachruddin.  Para santri kebanyakan berasal dari Provinsi DIY dan Jawa Tengah. “Mereka akan dibebaskan dari segala biaya pendidikan, dan dididik menjadi kader ulama Setelah lulus SMA nanti, harapannya mereka bisa kuliah di Timur Tengah untuk mendalami jurusan syar’i,” terang dia.

Sebagai kompensasi, sepulang dari kuliah di Timur Tengah, para lulusan diminta mengabdi kepada MBS. Dijelaskan ustadz Fajar, syarat untuk menjadi santri PPM MBS AR Fachruddin harus masuk peringkat lima besar di SD. Selain itu, sekolah ini hanya dikhususkan anak yatim dan dhuafa. Disamping kurikulum umum, di pondok ini para santri akan konsentrasi belajar pada materi ilmu agama dan Bahasa Arab.(ElMoedarries)

elmoehammadiy

elmoehammadiy

Humas MBS bagian liputan prestasi santri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *