Uji Kemampuan, Santri IAC 2026 Ikuti Ujian Syar’i dan Bahasa Arab Langsung di Makkah

WhatsApp
Telegram
Facebook

Makkah (Arab Saudi) – Santri peserta IAC 2026 pada Kamis (8/10) menjalani ujian bahasa Arab dan aqidah. Lokasi ujian berlangsung salah satu ruangan hotel tempat mereka menginap, yang sekaligus biasa dipergunakan sebagai kelas KBM sehari-hari selama dauroh. Persiapan ujian ini relatif singkat, sehingga santriwan dan santriwati harus bersungguh-sungguh dalam belajar. Meskipun beberapa pelajaran ada yang sudah dijumpai saat di pondok, namun banyak juga kosakata baru yang mereka jumpai di sini. Dalam ujian aqidah, peserta IAC 2026 diharuskan untuk menghafalkan 99 Asmaul Husna dan materi yang sudah diberikan oleh Syekh selama KBM. Sedangkan teknis untuk ujian bahasa Arab berupa ujian tulis dari buku yang telah mereka pelajari. Waktu ujian setiap pelajaran sekitar 1 hingga 1,5 jam waktu setempat.

Selanjutnya, pada hari Selasa (13/10), peserta IAC 2026 kembali mengikuti ujian Al-Qur’an dan Hadits. Sambung ayat dari juz 29 dan 30 menjadi praktik ujian yang harus santri penuhi. Syekh/Syekhah memilihkan dua surah secara acak untuk diujikan. Kemudian untuk ujian Hadits, setiap santri diminta menyebutkan hadits dan menjelaskan faedah/isi dari hadits tersebut.

Setiap santri harus dapat menjawab soal dengan sebaik-baiknya karena akan langsung diperiksa oleh Syekh di sana. Penilaian yang diberikan oleh Syekh meliputi kejelasan tulisan, kelengkapan jawaban, hingga jawaban benar. Dengan adanya ujian yang mereka ikuti langsung di Arab Saudi ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta santri MBS Yogyakarta sebagai peserta IAC 20206 terhadap bahasa Arab dan ilmu syar’i. Terlebih, semua Syekh dari Jam’iyyah Al-Ijlal sangat interaktif membimbing santriwan maupun santriwati. (YS)

Kontributor Berita dan Foto: Ustazah Zulfa Khuriyatul Farah, M.Hum. (Pendamping Putri IAC 2026)