Yogyakarta- Hari Ahad, 10 Mei 2026 telah terselenggara acara Serah Terima dan Pelepasan santri PPM MBS Yogyakarta kelas 6 angkatan 13. Acara ini menjadi momen bahagia karena menjadi pertanda bahwa santri telah berhasil menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren. Sejak pagi hari, area Sportorium UMY telah dipadati oleh wisudawan dan wisudawati MBS Yogyakarta dibersamai dengan keluarganya masing-masing.

Pembukaan acara dilakukan oleh Master of Ceremony yaitu Salom Ahza Gavrila dan Alifa Rindu Ilma Din. Beberapa pihak turut hadir dan menyemarakkan acara ini, diantaranya Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Direktorat Jenderal Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Bapak Arif Jamali Mu’is, M.Pd, Bupati Kabupaten Sleman diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Bapak Mustadi, S.Sos, MM, Wakil Bupati Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah, Bapak Dr. Moh Nasir Dj, Daimaroto, S.H., M.H., sekaligus perwakilan wali santri angkatan 13, Kepala Balai Dikmen Kabupaten Sleman, Pengawas SMA MBS Yogyakarta, Wakil Ketua PWM Yogyakarta Dr. H. Nur Ahmad Ghojali, S.Ag., M.A., PDM Sleman beserta jajaran, PDA Sleman beserta jajaran, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Daerah Sleman, Ketua PCA dan PCM Prambanan beserta jajaran, Pendiri PPM MBS Yogyakarta, K.H. Muhammad Nashirul Ahsan, Lc, Ketua BPP MBS Yogyakarta beserta jajaran, Pimpinan PPM MBS Yogyakarta beserta jajaran, Manajer HBC beserta jajaran, dan Wali santri kelas 6 angkatan 13 MBS Yogyakarta.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an dipanjatkan oleh Ananda Furqon Darmawan Atasoge mengawali rangkaian acara dengan khidmat dan penuh ketenangan. Bacaan yang merdu dan tartil menghadirkan suasana yang syahdu, sekaligus mengajak seluruh hadirin untuk menumbuhkan rasa syukur serta memohon keberkahan atas kegiatan yang dilaksanakan. Acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua BPP, Bapak H. Amir Fauzi, S.Ag. “Pada kesempatan yang mulia ini, pertama-tama saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh santri kelas 12 yang hari ini menyelesaikan satu fase penting dalam perjalanan hidupnya. Kalian telah menempuh proses pendidikan, pembinaan karakter, kedisiplinan, penguatan ilmu agama, akademik dan kepemimpinan dengan penuh perjuangan,“ ucapnya. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan serah terima dan pelepasan atau akhirussanah bukan sekadar penutupan tahun ajaran, tetapi penanda selesainya satu tahap pendidikan dan dimulainya tahap pengabdian yang lebih luas.

Beliau juga berharap agar santri angkatan 13 tetap menjaga identitas dan ciri khas sebagai alumni MBS Yogyakarta, yaitu berakidah lurus dan beribadah benar, berakhlak mulia dan santun dalam pergaulan, peduli umat serta bermanfaat bagi masyarakat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua PWM Yogyakarta, Bapak Dr. H. Nur Ahmad Ghojali, S.Ag., M.A. Beliau menjelaskan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan juga pusat peradaban. Dari para santri inilah, diharapkan lahir insan cendekia yang memiliki kekuatan spiritual, berakhlak mulia, serta kecerdasan emosional dan intelektual yang seimbang.

Pada kesempatan ini, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Yogyakarta menyampaikan rasa syukur atas pelepasan santri MBS Yogyakarta. Para santri diamanahi untuk menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan identitas keislaman maupun jati diri sebagai kader Persyarikatan Muhammadiyah. Di tengah gejala degradasi adab dan akhlak di kalangan remaja, peran santri MBS menjadi semakin penting. Mereka diharapkan hadir sebagai benteng peradaban, sekaligus penggerak berbagai aktivitas positif di era disrupsi. Muhammadiyah juga mengingatkan bahwa santri harus memiliki tiga kekuatan utama yang senantiasa menjadi pedoman, diantaranya spiritual, intelektual akal, serta kepedulian sosial. Kemudian, beliau juga berpesan agar santri MBS dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Sambutan berikutnya adalah Bupati Sleman yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Bapak Mustadi, S.Sos, MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada PPM MBS Yogyakarta sebagai ikon Kabupaten Sleman, serta berharap lembaga ini terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang unggul, maju, dan berdaya saing di masa depan. Rangkaian acara selanjutnya adalah prosesi wisuda. Satu per satu santri dipanggil untuk naik ke atas panggung guna menerima dokumen kelulusan. Suasana haru dan bangga menyelimuti seluruh hadirin yang menyaksikan momen bersejarah tersebut. Acara dilanjutkan dengan ikrar janji alumni dan khutbah wada yang disampaikan oleh ustaz Fakih udin, Lc. Beliau menyampaikan 3 pesan wasiat kepada seluruh wisudawan wisudawati, pertama agar bertakwa kepada Allah SWT dimanapun berada, kedua berterimakasih dan berbaktilah kepada kedua orang tua, ketiga teruslah aktif dalam Persyarikatan Muhammadiyah.
Acara dilanjutkan dengan tausiyah yang dipaparkan oleh Bapak Arif Jamali Mu’is, M.Pd. Dalam tausiahnya, beliau mengingatkan agar santri senantiasa memiliki kemauan untuk menghadapi tantangan zaman dengan cara berpikir Islam berkemajuan. Agama, nilai kemanusiaan, dan tauhid menjadi modal dan bekal kelak ketika berperan sebagai pemimpin, ilmuwan, serta mubaligh di masa yang akan datang.

Pada tahun ini, MBS Yogyakarta secara resmi melepas santri sebanyak 337 santri yang terdiri atas 207 santri putra dan 130 santri putri. Suasana akhirussanah semakin membanggakan ketika Wakil Pimpinan 1 Bidang Pendidikan, ustaz Rahmat Susanto, S.Pd membacakan daftar santri berprestasi baik akademik maupun non akademik. Berikut nama-namanya:
- Terbaik Akademik Pararel IPA: Hafiz Al Bahij (12 SAINS 3)
- Terbaik Akademik Pararel IPS: Mahya Labibah Azkia (12 SOSIAL 4)
- Terbaik Amaliah Tadris Bahasa Arab Putra: Akmal Habiburrohman (12 SOSIAL 1)
- Terbaik Amaliah Tadris Bahasa Arab PutrI: Mar-a Taqiya Al-Munjiza (12 SAINS 6)
- Terbaik Amaliah Tadris Bahasa Inggris Putra: Hafiz Al Bahij (12 SAINS 3)
- Terbaik Amaliah Tadris Bahasa Inggris Putri: Alzena Syifa Nurrohim (12 SAINS 7)
- Terbaik Hasil Ujian Lisan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Putra: Faiz Ahnaf Al Husni (12 SAINS 2)
- Terbaik Hasil Ujian Lisan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Putri: Mar-a Taqiya Al-Munjiza (12 SAINS 6)
- Terbaik Tahfidz Santri Putra total hafalan 10 juz: Akmal Habiburrohman (12 SOSIAL 1)
- Terbaik Tahfidz Santri Putri total hafalan 10 juz: Rizqia Azahra (12 SOSIAL 3)
- Santri Teladan Putra: Hafizh Cahya Putra (12 SOSIAL 2)
- Santri Teladan Putri: Mar-a Taqiya Al-Munjiza (12 SAINS 6)

Rangkaian acara ditutup dengan do’a bersama dan persembahan lagu dari alumni santri angkatan 13. Momentum kelulusan ini bukanlah perjuangan akhir, melainkan gerbang awal menuju dunia yang lebih kompleks, serta tekad baru untuk menggapai asa dan cita. (TSL)