Pembekalan Kelas 12: Mula Beradab, Muda Berbakat, Lulus Terhormat

WhatsApp
Telegram
Facebook

Prambanan –  Kelas 12 merupakan kelas akhir pada tingkat sekolah menengah. Pada masa ini santri diharapkan siap keluar dari zona aman. Setelah lulus, mereka akan menjadi individu dewasa yang akan mengambil peran dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pada 4-7 Mei 2026 PPM MBS Yogyakarta mempersiapkan mereka dengan berbagai kegiatan dalam acara pembekalan santri kelas 12.

Ustazah Lisa Dwiana selaku panitia acara mengatakan bahwa pembekalan ini merupakan agenda tahunan yang disiapkan secara khusus untuk melengkapi serangkaian proses pendidikan selama di Pondok. Tujuan utamanya adalah memberikan bekal yang cukup agar ketika santri kembali kepada masyarakat dapat terus menjaga nilai-nilai mulia yang telah mereka terima selama di pondok dan dapat menjadi manusia yang lebih bermanfaat di keluarga maupun masyarakat. Pondok juga berharap kegiatan pembekalan ini bisa menambah wawasan luas terkait kehidupan selepas lulus dari pondok dan melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Rangkaian pembekalan ini diantaranya adalah dengan mendatangkan  alumni MBS yang telah sukses menjadi mahasiswa berprestasi. Kehadiran mereka diharapkan dapat memotivasi para santri bahwa lulusan Pondok Pesantren MBS memiliki kiprah yang patut dibanggakan saat di dunia kampus. Selain itu, materi utama disampaikan oleh Ustaz Kamal Ikhsan, Lc., pemenang lomba dakwah nasional AKSI INDOSIAR untuk membagikan pengalaman bagaimana menjadi pendakwah muda berprestasi. MBS juga terus memupuk ideologi Muhammadiyah melalui tokoh ulama maupun aktivis organsisasi muhammadiyah. Sebagai bekal praktis, diadakan pelatihan pulasara (perawatan) jenazah untuk meningkatkan kesadaran santri agar dapat bermanfaat, minimal bagi keluarga dan kelak untuk masyarakat luas.

Kegiatan pembekalan ini mengusung tema yang sangat menarik: Mula Berada, Muda Berbakat, Lulus Terhormat. Ustazah Lisa menjelaskan bahwa tema tersebut memiliki makna dan harapan yang baik untuk para santri, “Makna dalam tema yang diberikan adalah untuk memberikan pesan mendalam kepada para peserta pembekalan agar mereka memiliki adab mulia sebagai santri, senantiasa mengembangkan bakat untuk menunjang masa depan, dan pada akhirnya menyelesaikan serangkaian pendidikan di Pondok ini dengan predikat sebaik-baiknya santri.”

Mula beradab diartikan sebagai dasar utama semua pendidikan adalah berawal dari pendidikan adab. Mula-mula santri harus belajar tentang adab yang baik sebagai seorang muslim, sebagai santri, dan nanti sebagai manusia beradab di masyarakat umum. Selanjutnya, Muda berbakat memiliki makna bahwa di usia muda mereka saat ini adalah usia yang sangat ranum untuk menemukan bakat, mengasah keterampilan sesuai minat dan akhirmya menjadi generasi muda dengan bakat-bakat yang luar biasa. Sedangkan, lulus terhormat dapat diartikan santri lulus dengan membawa nama baik diri, nama baik keluarga serta senantiasa menjaga nama baik almamater sebagai seorang santri.

“Pondok Pesantren MBS adalah rumah, dan Muhammadiyah adalah jalan perjuangan,” pesan Ustazah pengampu mata pelajaran kimia tersebut. “Sejauh apa pun langkah kalian meraih sukses, dan seberat apa pun rintangan yang menghadang, ingatlah bahwa kalian selalu memiliki tempat untuk pulang ke ‘rumah’ ini. Teruslah melangkah di jalan kebaikan yang memberi manfaat bagi sesama.”

 

Kontributor: Lisa Dwiana, S.Pd.