Prambanan- Kerja bakti menjadi simbol penutup rangkaian Milad ke-18 PPM MBS Yogyakarta. Ahad (1/2/26), lingkungan MBS dan sekitarnya sejak pagi diguyur hujan deras. Meskipun cuaca kurang bersahabat, para santri tetap antusias untuk melaksanakan kerja bakti secara serentak di 19 dusun dan 31 masjid. Untuk kelancaran kegiatan, santri dikelompokkan sesuai lokasi yang telah ditetapkan dengan pendampingan asatidz dan asatidzah.

Menjelang pemberangkatan, para santri mengikuti apel bersama di halaman sekolah. Pada kesempatan tersebut, ustaz Muhammad Fauzan Yakhsya memberikan arahan di area santri putra dan ustaz Chabid Ludfiansyah di area santri putri. Dalam sambutannya, ustaz Fauzan menyampaikan bahwa kegiatan MBS Berbakti telah diselenggarakan untuk kedua kalinya. “Alhamdulillah, respon dari masyarakat sangat senang. Jika pada tahun lalu kegiatan ini hanya hanya dilaksanakan di beberapa dusun dan masjid saja, maka tahun ini menjangkau 19 Dusun dan 31 masjid. Hal ini menjadi bukti besarnya animo dan harapan masyarakat terhadap MBS Yogyakarta. Oleh karena itu, saya berharap kita dapat melaksanakan kegiatan MBS berbakti atau bersih-bersih lingkungan dengan sebaik-baiknya. Tetap menjaga adab sopan dan santun di masyarakat” ucapnya.

Kegiatan MBS Berbakti dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan menumbuhkan semangat gotong royong. Selain membersihkan lingkungan dan masjid, MBS juga membagikan sebanyak 31 paket alat kebersihan masjid. Pembagian tersebut merupakan bentuk dukungan dari MBS Yogyakarta terhadap kebersihan tempat ibadah di lingkungan sekitar Prambanan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian dapat terus tumbuh dan menjadi karakter yang melekat pada seluruh santri MBS Yogyakarta. (TSL)