Sudah semenjak pukul 09.00 Wib, pada hari Rabu (16/8/2023) para peserta LCCS (Lomba Cerdas Cermat Sejarah) menunggu acara final lomba. Acara final lomba ini diselenggarakan di Gedung Youth Center Yogyakarta. Acara ini digelar atas Kerjasama Dinas Kebudayaan Sleman Yogyakarta. Tepat pada pukul 09.35 menit, final lomba LCCS pun dimulai. Acara dibuka dengan sambutan dari Dinas Pendidikan Sleman dan juga panitia penyelenggara.

Dalam sambutannya Perwakilan dari Dinas Pendidikan Sleman menyampaikan bahwa ajang lomba ini merupakan bagian dari kewajiban Dinas Pendidikan Sleman membina siswa-siswi SMA/K dalam bidang kebudayaan, pendidikan dan seni budaya. Pasca sambutan, acara dilanjutkan dengan tarian yang menggambarkan kekayaan budaya Yogyakarta. Tari Greget Nyawiji dibawakan oleh Chakil Squad Art Community.

Pada babak final ini, bobot soal memang tidak mudah. Banyak pertanyaan mengecoh yang membuat tim finalis kebingungan dan salah menjawab. Pertanyaan dari juri ini masih berkaitan dengan tema sejarah dan juga kebudayaan nasional dan Yogyakarta secara khusus. Lomba ini memang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam bidang sejarah dan pengetahuan tentang kebudayaan.

Pada hari sebelumnya (Selasa, 15/08/2023), TIM SMA MBS sebenarnya sudah berjuang untuk masuk ke babak final. Pada hari Selasa, SMA MBS berjuang dari semi final masuk ke babak final. Dalam ajang kompetisi ini, ada sekitar 39 sekolah yang mengikuti ajang LCCS ini.

Lomba ini mengangkat tema “Sumbu Filosofi Yogyakarta Menuju Warisan Dunia”. Para peserta sebelumnya sudah diberikan kisi-kisi untuk mempersiapkan lomba cerdas cermat sejarah ini.

Ketiga siswa yang mewakili SMA MBS dalam ajang ini ialah Daffa Muhammad Anggareksa, Lintang Sastrawijaya, Muhammad Walid Almuntase. Mereka bertiga merasa senang telah berjuang sampai detik ini. Lomba kali ini cukup mendebarkan, dan cukup sengit persaingannya, tutur mereka. Mereka sudah berusaha, berusaha dan bertawakkal.

Ustaz Lukman Hakim selaku pendamping dan pembimbing lomba mengatakan “Alhamdulillah meskipun belum bisa menjadi nomor satu, tapi anak-anak sudah berusaha yang terbaik. Semua ini berkat usaha anak-anak dan doa dari ustaz-ustazah. Insya Allah semoga di kesempatan yang akan datang, MBS bisa menjadi yang terbaik”,tuturnya.

Lomba pun berakhir Pukul 13.00 Wib. Lomba diakhiri dengan pembagian hadiah secara simbolik dan foto bersama panitia. Setelah melalui perjuangan panjang, Tim SMA MBS pun harus puas dengan membawa Bronze Medal atau Juara 3 dalam ajang LCCS kali ini. Semoga tahun depan siswa MBS bisa lebih baik lagi. Selamat untuk SMA MBS Yogya!. [Arif Yudistira]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://mwa.ipb.ac.id/-/slot-gacor/ https://sipil.ft.uns.ac.id/wp-content/plugins/