Jajaki Pendidikan Terintegrasi, Delegasi Pemerintah Yobe State Nigeria Kunjungi PPM MBS Yogyakarta

WhatsApp
Telegram
Facebook
PRAMBANAN – Pondok Pesantren Modern (PPM) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari delegasi tingkat tinggi Pemerintah Negara Bagian Yobe, Nigeria. Pertemuan strategis internasional ini berlangsung dengan khidmat di Aula KBH kompleks PPM MBS Yogyakarta pada hari Sabtu, 12 September 2026, mulai pukul 12.30 hingga 14.00 WIB.
Delegasi penting yang hadir dari Nigeria dipimpin langsung oleh Assoc. Prof. Abba Idris Adam (Honourable Commissioner for Basic and Secondary Education Yobe State). Turut mendampingi dalam rombongan tersebut adalah Prof. Adam Muhammad Mustapha (Director, Centre for Research and Quality Assurance, Yobe State University), Lawan Abba Shettima (Permanent Member, Hisbah Board, Yobe State), serta Maina Digma Gana (Chairman, House Committee on Basic Education, Yobe State House of Assembly).
Kunjungan ini merupakan bagian dari penjajakan kemitraan strategis, khususnya terkait rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kependidikan, serta ketertarikan Yobe State terhadap sistem tata kelola pendidikan terintegrasi yang sukses diterapkan di jaringan institusi Muhammadiyah.
Kedatangan rombongan pejabat dari Afrika Barat tersebut disambut hangat oleh Pimpinan PPM MBS Yogyakarta, Ustaz Faqihuddin, L.C. Turut hadir menyambut secara resmi yakni Pelaksana Harian (PLH) Badan Pengelola Pesantren (BPP), Ustaz Agus Yuliyanto, M.Pd., beserta jajaran Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Seksi (Kasie) di lingkungan PPM MBS Yogyakarta yang turut diundang untuk memfasilitasi diskusi teknis.
Dalam sambutannya, Ustaz Faqihuddin menyambut baik antusiasme Pemerintah Negara Bagian Yobe untuk bertukar pengetahuan. Pertemuan di Aula KBH ini kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan profil pesantren, diskusi mendalam mengenai manajemen kurikulum terintegrasi antara sains modern dan nilai keislaman, serta ramah tamah antarkedua belah pihak. Kunjungan diplomasi pendidikan ini diharapkan dapat menjadi awal dari hubungan yang kuat dan durable ke depan antara kedua institusi. (z)