Adaptasi Sinergi Keuangan Pesantren: SahabatQu Studi Tiru ke MBS Yogyakarta

WhatsApp
Telegram
Facebook

Prambanan (MBS Yogyakarta) – Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta kembali mendapat kunjungan dari SahabatQu. Tujuan dari studi tiru Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an SahabatQu adalah untuk mempelajari sistem pengelolaan keuangan pesantren. Ustaz Fakih Udin, Lc. (Pimpinan MBS Yogyakarta) menyambut 11 rombongan tamu SahabatQu pada hari Rabu (16/09). Studi tiru pun dipandu oleh ustaz Eko Priyo Agus Nugroho, M.Pd. (anggota Humas MBS Yogyakarta) sebagai pembawa acara pada siang hari itu.

Dalam ruang diskusi, ustaz Danin Billah, S.Hum., M.Pd.I. (Pimpinan Pesantren SahabatQu) beserta tim belajar tentang perencanaan anggaran pesantren agar dapat terstruktur dengan baik. Pembahasan yang berlangsung di ruang rapat Ahmad Dahlan 1 tidak lain seputar Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS), sistem pembayaran cashless, kartu TNT (Transaksi Non Tunai) santri, kepanitiaan, standarisasi pagu sekolah, serta proses dari alur pengajuan anggaran dari setiap kegiatan yang ada.

MBS Yogyakarta sendiri mengelola anggaran dengan terstruktur. Setiap proses pengajuan anggaran dilakukan pengecekan secara tertib dan disesuaikan dengan kebutuhan. Ustazah Rinna Fitriyah, S.Pd. (Bendahara MBS Yogyakarta) pun turut menjelaskan perihal qardul hasan hingga pengelolaan dana pensiun pegawai MBS Yogyakarta.

Dengan mengetahui sistem pengelolaan keuangaan MBS Yogyakarta, pesantren SahabatQu berharap dapat belajar dan memilah maupun memilih mana saja sistem dan alur yang dapat diadaptasi. Studi tiru ini menjadi bagian dari pembelajaran pesantren agar keuangan dapat berjalan dengan lebih baik. (YS)

Kontributor Berita: Ustaz Eko Priyo Agus Nugroho, M.Pd. (Humas MBS Yogyakarta)