Bandung (Jawa Barat) – Menuju akhir bulan Oktober menjadi bagian santri kelas XI SMA MBS Sleman Yogyakarta untuk mengikuti kegiatan rihlah. Selama 3 hari, santriwan dan santriwati menuju ke Bandung untuk studi banding menuju ke Pondok Pesantren Zam-Zam Cilongok, dilanjutkan rihlah menuju ke destinasi D’Castello, Trans Studio Bandung, dan Masjid Al Jabbar. Santriwan kelas XI lebih dulu berangkat pada Senin (26/10) hingga Rabu (28/10). Sedangkan santriwati pada hari berikutnya, Selasa (27/10) hingga Kamis (29/10) dengan tujuan yang sama.

Santri kelas XI yang kini mendapat amanah sebagai IPM belajar secara langsung dengan pengurus IPM dari MBS Zam-Zam. Dengan dibagi sesuai bidangnya masing-masing, para santri berdiskusi mengenai program maupun lainnya. Sama seperti rihlah tahun lalu, MBS Yogyakarta memilih MBS Zam-Zam sebagai tujuan studi banding.
Dalam sambutannya, ustaz Didik Riyanta, S.Sos.I. (Pimpinan MBS Yogyakarta) yang juga didampingi langsung oleh ustaz Rahmat Susanto, M.Pd. (Wakil Pimpinan 1 Bidang Pendidikan), merasa senang dapat kembali bersilaturahmi ke MBS Zam-Zam Cilongok. Begitu juga dengan ustaz Arif Fauzi, Lc., M.Pd. (Direktur MBS Zam-Zam Cilongok) mengucapkan terima kasih kepada MBS Yogyakarta yang sudah menjadikan pondok pesantrennya sebagai tujuan studi banding. Semoga diskusi santri IPM dapat bermanfaat untuk keduanya.

Setelah studi banding, santri dengan pemandu dari Kalsindo Tour & Travel menuju ke tempat destinasi yang sudah direncanakan. Para santri menikmati keindahan wahana bermain dengan suasana alam dari Bandung di D’Castello. Hamparan pemandangan hijau dengan kanan dan kiri sepanjang jalan terdapat perkebunan teh, terasa sangat asri. Kemudian destinasi selanjutnya yang sudah terkenal Trans Studio Bandung. Para santri sangat menikmati setiap wahana yang ada. Canda dan tawa tak berhenti terlihat dari santri.
Rihlah pun berakhir dengan berkunjung ke Masjid Al Jabbar untuk menunaikan salat berjama’ah. Keindahan arsitektur masjid membuat santri terpukau. Apalagi ketika malam tiba, lampu-lampu sekitar masjid menambah keindahan rumah ibadah umat muslim tersebut.
‘Semangat Menuju Keberlanjutan dan Siap Menjadi Pemimpin’ sebagai tema rihlah tahun ini memiliki sarat makna. Ustaz Farkhan Zulfa, S.Hum. (ketua panitia rihlah) menyampaikan agar para santri bangga dengan almamater yaitu, MBS Yogyakarta. (YS)