36 Santri MBS Yogya Pretest Daurah Intensif Studi Lanjut Timur Tengah

WhatsApp
Telegram
Facebook

Prambanan, Sleman (MBS Yogyakarta) – Timur Tengah menjadi tujuan bagi santri setelah lulus dari pondok MBS Yogyakarta. Tahun 2026 ini, Daurah Intensif Persiapan Studi Lanjut Timur Tengah diikuti sebanyak 26 santriwan dan 10 santriwati. Mereka mengikuti ujian pretest daurah pada 6 April 2026 untuk mengetahui kemampuan santri dalam memahami materi sebelum mengikuti daurah. Terdapat enam materi yang diujikan, antara lain Istima’ (mendengar), Qira’ah (membaca), Kitabah (menulis), Qawaid Nahwu dan Imla’(kaidah Nahwu dan Imla’), sharf, serta balaghah. Materi ujian sendiri telah dipersiapkan oleh asatizah Majma’ Al Lughah Al Arabiyyah.

Mudir Majma’ Al Lughah Al Arabiyyah menyampaikan nasihat bahwa belajar di Timur Tengah membutuhkan komitmen yang kuat. Konsistensi belajar sejak di Indonesia menjadi modal penting agar dapat terbawa saat mengenyam pendidikan di Timur Tengah. “Dua hal mendasar yang harus santri miliki sebelum studi lanjut di Timur Tengah adalah pemahaman yang lurus terhadap Al-Qur’an dan Sunnah serta kemampuan bahasa Arab yang mumpuni,” jelas beliau di hadapan para santri.

Daurah Intensif Persiapan Studi Lanjut Timur Tengah ini membawa harapan positif bagi MBS Yogyakarta. Ustaz Fakih Udin, Lc. didampingi langsung oleh ustaz Muhammad Fauzan Yakhsya, S.Hum. (Pimpinan MBS Yogyakarta), menyampaikan terima kasih kepada Majma’ Al Lughah Al Arabiyyah atas kerja samanya dalam penyelenggaraan ujian pretest ini. Beliau memiliki harapan seluruh santri dapat langsung lulus lanjut studi ke Al Azhar, Kairo di kelas Mutaqoddim Tsani.

“Santri kami memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Ada yang memiliki kemampuan dalam mutaqoddim, mutawassith, dan mubtadi’. Kami berpesan agar para santri bisa sepenuhnya memiliki kemampuan berbahasa Arab dengan hasil yang lebih maksimal,” pungkas ustaz Fakih.

Nantinya, hasil ujian pretest tersebut dikoreksi langsung oleh asatizah Majma’ Al Lughah Al Arabiyyah. Semoga santri MBS Yogyakarta yang akan lanjut ke Timur Tengah membawa semangat bagi adik-adik angkatan agar mengikuti jejak mereka nantinya melanjutkan studi di Al Azhar, Kairo. (YS)

 

 

Kontributor Berita & Foto: Ustaz Umar Zaelani, S.Pd. (Guru Mata Pelajaran Syar’i)