Ujian Kenaikan Tingkat Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi dari latihan rutin santri setiap pekan dan untuk menguji siswa dalam hal keilmuan, mental, dan fisik siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Siswa diuji tentang al islam, kemuhammadiyahan, ketapaksucian, ragawi, fisik dan mental. Dengan ujian kenaikan tingkat ini, siswa diharapkan dapat mengevaluasi diri dalam mengikuti ekstrakurikuler tapak suci yang menjadi kegiatan wajib di MBS. Siswa diharapkan juga dapat menjadi pribadi yang bertaqwa, berkarakter, dan kuat secara fisik dan mental; guna menghadapi tantangan dakwah di era yang semakin dinamis.

Ujian kenaikan tingkat ini dilaksanakan dalam waktu yang berbeda. UKT santri putri dilaksanakan lebih dulu, pada tanggal 5 Februari 2026, sementara UKT santri putra dilaksanakan pada 12 Februari 2026. Lokasi ujian kenaikan tingkat ini berada di dalam komplek PPM MBS Yogyakarta dan area sekitar pondok. Wakil Pimpinan satu bidang Pendidikan turut serta membuka sekaligus memberikan sambutan kepada para siswa. Beliau berpesan bahwa setiap tahapan di ujian kenaikan tingkat ini, adalah ujian yang dapat meningkatkan kualitas diri kita untuk menjadi seorang mukmin yang kuat. Kuat iman, kuat fisik, dan mental. Beliau juga berpesan agar setiap siswa bersemangat dan bergembira dalam mengikuti ujian kenaikan tingkat hari ini. Ujian kenaikan tingkat kali ini diikuti oleh 356 santri dengan rincian 170 santri putri dan 186 santri putra dengan ketingkatan siswa dasar, siswa satu, dan siswa dua.

Kontributor Berita: Ustaz Rifki Yuldi Pratama, S.Sos.
Foto: Multimedia MBS Yogyakarta