Puncak Milad ke-18: Prof. Dr. Din Syamsuddin, M.A. Resmikan SMP MBS Al Badar Prambanan dan Kafana Moslem Wear

WhatsApp
Telegram
Facebook

Prambanan  –  Butiran kecil yang membasahi bumi Prambanan tidak mengurangi khidmat malam puncak milad PPM MBS Yogyakarta. Pada usia yang ke-18 ini, PPM MBS menghadirkan tokoh Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin, M.A. Beliau hadir untuk memberikan tausyiah sekaligus meresmikan sekolah baru SMP MBS Al Badar Prambanan dan Kafana Moslem Wear.

Prosesi pemotongan pita dan penandatanganan prasasti dilakukan langsung oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2015 di depan gerbang SMP MBS Al Badar Prambanan. Beliau didampingi Pendiri Pondok KH. M. Nashirul Ahsan, Lc., Jajaran Pimpinan, BPP, PCM Prambanan, serta seluruh tamu undangan.

SMP MBS Al Badar merupakan sekolah yang memiliki program unggulan tahfiz, kurikulum pesantren, dan fullday school. SMP ini adalah jawaban bagi masyarakat yang mengharapkan santri mampu hapal Al-Quran tanpa harus bermukim di asrama. Sementara itu, Butik Kafana Moslem Wear merupakan unit usaha Hasbuna Business Center yang ke-22. Butik ini tidak hanya menghadirkan busana muslim, tetapi juga sebagai sarana dakwah melalui cara berpakaian yang santun. Sekda Sleman Bapak Drs. Susmiarto, MM. menyambut baik kehadiran Kafana Moslem Wear ini. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Kami menyambut baik kehadiran brand busana muslim yang tidak hanya mengedepankan aspek fashion, tetapi juga nilai-nilai syariah, etika, dan kearifan lokal. Ini merupakan bagian dari ekonomi kreatif berbasis keislaman,” ujarnya.

Sebelum prosesi launching, pra acara menampilkan pantomim dan angklung dari SD Muhammadiyah MBS Yogyakarta. Kreasi anak-anak ini menunjukkan bahwa SD MBS mampu melahirkan kreativitas dan mendukung bakat santri.

 

Acara yang dimulai pukul 20.00 ini dihadiri oleh  Sekretaris Daerah Sleman Bapak Drs. Susmiarto, MM., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Bapak Mustadi, S.Sos., M.M., dan LP2 Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bapak  Asep Purnama Bahtiar, S.Ag., M.Si. serta seluruh unsur pimpinan Muhammadiyah-Aisyiah dan  pimpinan daerah Prambanan.

Dalam ceramahnya, Ustaz Din menyampaikan kebanggaannya kepada PPM MBS Yogyakarta, “Selama 18 tahun MBS Prambanan telah menampilkan prestasi yang mengagumkan. Banyak alumni yang melanjutkan studi di berbagai negara. Tidak lama lagi lahir doktor-doktor baru dari MBS. Selain itu, yang membanggakan adalah MBS menyelenggarakan usaha yang mencapai 22 unit usaha. Ini patut ditiru oleh amal usaha Muhammadiyah yang lain sebagai bentuk kemandirian ekonomi.”

Beliau juga berpesan , “Wa ammā bini’mati rabbika fa ḥaddiṡ. MBS harus mensyiarkan, mengembangkan, dan melakukan perbaikan. Jangan pernah berhenti untuk meraih kebaikan dan jangan pernah merasa puas.”

Sebagai penutup, Ustaz Din menyampaikan harapannya, “Semoga MBS harus terus maju dan berkembang secara kualitatif. No longer number count, tidak lagi sekedar angka, tetapi kualitas. Life begins at eighteen. Semoga MBS semakin berprestasi,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan launching Kafana Moslem Wear secara digital oleh Ustaz Din Syamsudin yang didampingi oleh Ustaz KH. Muhammad Nasirul Ahsan, Lc., Ustaz Dr. Imawan Wahyudi, Ustaz Asep Purnama Bahtiar, S.Ag., M.Si., Sekda Sleman, Ketua PWM DIY, Manager HBC, & jajaran pimpinan MBS.