Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman mengadakan FGD Penguatan UKS dan MBG di empat wilayah bagian Sleman. Kegiatan ini dibagi per korwil, yaitu bagian Utara, Tengah, dan Timur yang dilaksanakan pada Rabu, 26 November 2025, sedangkan Korwil Barat sudah dilaksanakan pada Senin (24/11). Dalam FGD ini hadir pimpinan dari sekolah tingkat menengah yang berada di Korwil Timur, baik sekolah negeri maupun swasta.
Kegiatan ini disambut hangat oleh Pimpinan, Ustaz M. Fauzan Yakhsya, S.Hum. Dalam sambutannya, beliau berharap acara pengimbasan UKS ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang optimal, mengingat MBS baru mulai mengembangkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Beliau juga menyampaikan rencana MBS untuk menjadikan UKS sebagai klinik di masa depan. Saat ini, MBS sudah memiliki dua UKS (putra dan putri) dengan fasilitas lengkap serta memiliki empat dokter yang siap mendukung program tersebut. Beliau berharap kegiatan ini dapat menghasilkan hal-hal yang dibutuhkan untuk pengembangan UKS dan rencana pendirian klinik MBS.


Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Aula Ki Bagus Hadi Kusumo ini bertujuan untuk memperkuat peran UKS dan MBG di satuan Pendidikan di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini dibuka oleh Ibu Supraptiningsih, S.Pd. selaku Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Sebelum membuka acara beliau menyampaikan pesan dari Bapak Kepala Dinas, “Dalam sambutan di Bappeda, Kadis menyampaikan bahwa pentingnya kita merevitalisasi. Revitalisasi bukan hanya di infrastruktur tetapi juga diberbagai lini, contohnya hari ini tentang MBG dan UKS maka yang direvitalisasi adalah visi misi, tujuan, dan fungsi dari UKS.”
Selain membahas tentang revitalisasi UKS, FGD ini juga fokus membahas mengenai MBG. Masih dalam sambutan Ibu Kasi, “Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah program pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi anak-anak yang akan sampai kepada generasi emas. Ini cara pemerintah mengantar anak-anak ke sana dengan cara anak jangan stunting, jangan tidak sehat baik fisik maupun mental. MBG juga mengajarkan pendidikan karakter, yaitu menghargai makanan, bersyukur, dan mengajarkan tata cara makan yang baik dengan duduk rapi di kursi.” Beliau juga mengajak kepada seluruh kepala sekolah yang hadir untuk bersama-sama mengawal MBG sehingga MBG menjadi program yang bagus mengantarkan anak-anak menjadi generasi emas dan semoga program revitalisasi UKS berjalan dengan baik.”
Setelah acara dibuka oleh Ibu Ning acara inti pun dimulai, yaitu penyampaian materi dari empat pembicara yang sudah mendapatkan bimbingan dari Dinas Pendidikan Sleman. Mereka adalah kepala sekolah hebat yang terpilih, diantaranya:
- Kepala Sekolah MBS Yogyakarta Ustaz Chabib Ludfiansyah, S.Sos.,
- Kepala Sekolah SMPN 3 Berbah Ibu Siti Rochmah Nurwati, S.Pd, M.Eng.
- Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 3 Depok Bapak Hasanudin, S.Pd.I, M.Pd.
- Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Depok Bapak Hendro Sucipto, M.Pd.
Semoga FGD ini dapat menyatukan persepsi terhadap revitalisasi UKS dan MBG. UKS harus menjadi tempat yang terpusat untuk mengupayakan kesehatan bagi seluruh warga sekolah, mulai dari pimpinan, guru, karyawan, maupun peserta didik. Selain itu, juga menyatukan pandangan bahwa MBG merupakan program yang baik untuk peserta didik. Oleh karena itu, kita harus mendukung penuh program ini untuk mengantarkan mereka kepada generasi emas yang akan kita panen pada 2045.