AKU INGIN JADI HAFIDZ QUR’AN (WISUDA TAHFIDZ SD MUHAMMADIYAH MBS PRAMBANAN)

Derap langkah berjajar rapi pasukan KOKAM membawa panji-panji kebesaran mengawal siswa siswi yang berbusana putih bersih sebagai tanda kesucian jiwa seluruh siswa SD Muhammadiyah MBS Prambanan memasuki Aula untuk prosesi Wisuda Tahfidz. Diiringi instrument lagu Aku Ingin Hafidz Qur’an yang menambah rasa khidmat prosesi acara tersebut. Seluruh mata memandang seolah-olah tidak mau kehilangan momentum tersebut. Semua kamera handphone dari semua tamu undangan  dipasang untuk mengabadikan. Peserta Wisudawan dan wisudawati berjalan pelan penuh penghayatan dengan dipandu oleh ustadz Nur Muhammad, S.Pd.I selaku Master of Ceremony pada acara Wisuda Tahfidz SD Muhammadiyah MBS Prambanan.

Dari depan terlihat berjajar para tamu undangan dari jajaran MUSPIKA Kecamatan Prambanan, ada Camat Prambanan  bapak Rasyid Ratnadi Sosiawan, M.Si, Kapolsek Prambanan, Koramil. Selain itu juga dari jajaran PImpinan Cabang Muhammadiyah Prambanan bapak H. Marjono, B.A selaku ketua PCM Prambanan. Dan acara Wisuda Tahfidz dihadiri oleh Direktur Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boardhing School (MBS) Sleman Yogyakarta ustadz Fajar Shadik beserta jajaran pimpinan dan juga para tamu undangan yang lain termasuk juga wali murid SD Muhammadiyah MBS Prambanan. Moment yang sangat berharga ini merupakan acara atau kegiatan yang pertama kali diselenggarakan oleh sekolah puncak dari program unggulan SD Muhammadiyah MBS Prambanan yaitu Tahfidzul Qur’an Juz 30 (Juz ‘Amma) secara mutqin. Sebelum di wisuda tahfidz seluruh peserta harus melewati beberapa tahap dari setor hafalan setiap hari, ujian bersama ustadz/ah pengampu sampai ujian terakhir yaitu munaqosyah bersama ustadz/ah Penguji dari luar. Ujian munaqoosyah ini yang membuat berdebar dalal dada peserta ujian, bahkan terasa waktu itu berlalu sangat cepat karena sembari menunggu giliran maju untuk diuji, waktu yang ada dipakai untuk murajaah mandiri, mereka murajaah sambil tiduran, mojok diruang dan berbagai macam ekspresi lainnya. Ada rasa cemas dalam hatinya kerena takut tidak lolos.

Di awal tahun 2020 tepatnya pada tanggal 25 Januari di Aula SMA Negeri Prambanan merupakan hari dimana semua hafalan di ujikan secara umum dihadapan seluruh undangan tanpa terkecuali. Semua boleh menguji satu persatu secara acak dengan soal yang ditentukan sendiri oleh tamu undangan yang menguji. Pada saat itu 52 peserta wisudawan dan wisudawati menunjukan hafalannya, mereka dengan tartil dan lancar melantunkan ayat-ayat Al Qur’an yang telah dihafalnya. Rasa bangga menyelimuti sanubari para orang tua wali murid tidak sedikit air mata menetes dengan deras disaat para wisudawan wisudawati mempersembahkan bunga kepada orang tuanya sebagai wujud rasa terima kasih karena telah membimbing dan mendidik dengan susah payah. Hafalan qur’an ini mereka persembahkan untuk kedua orang tuanya. Rasa bangga dan haru bercampur jadi satu tetesan air mata membasahi pipi anak dan orang tua, peluk dan cium menambah rekatnya hubungan antara anak dan orang tua pada saat itu. Ditambah lantunan puisi yang dibawakan oleh Indiyah Zahira Saputra dengan penuh penghayatan sehingga bisa membawa suasana menjadi haru.

Wisuda Tahfidz SD Muhammadiyah MBS Prambanan yang pertama sangat sukses bisa mencetak para penghafal Qur’an sejak dini. Berharap ditahun yang akan datang bisa lebih banyak lagi yang di Wisuda Tahfidz dan semakin banyak generasi muslim yang cinta akan Al Qur’an sehingga kemuliaan dari Allah akan turun ke bumi ini dan bisa memberikan keberkahan bagi semesta Alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *