Kecintaannya Pada Bahasa Jawa Antarkan Santri MBS Raih Juara Tingkat Nasional

Menuntut ilmu di sebuah pondok pesantren yang mewajibkan menggunakan dua bahasa wajib, yaitu bahasa arab dan bahasa inggris sebagai pengantar percakapan sehari-hari tidak lantas membuat Alfian mengurangi kecintaannya terhadap bahasa daerah. Santri MBS yang tengah duduk di kelas X MIPA 1 ini belum lama menorehkan namanya sebagai juara tiga dalam ajang kompetensi cerdas cermat bahasa jawa tingkat nasional.

Alfian mengaku senang bisa meraih juara tiga dalam ajang yang digelar oleh Komfiesta Hore Institute Indonesia ini. Pasalnya, dalam tahun yang sama ia juga berhasil meraih juara tiga dalam lomba karya tulis remaja dan meraih predikat terbaik dalam kompetisi adu pintar pelajar, dan ketiga-tiganya adalah tingkat nasional.

Dengan berbekal kecintaannya terhadap bahasa jawa, Alfian mengaku selalu membiasakan menggunakan bahasa jawa halus (basa krama) ketika di rumah, terutama ketika berkomunikasi dengan kedua orang tuanya. Hal ini menjadi modal berharga baginya. Alhasil, dari tiga sesi sebelum babak grand final, remaja asli Bantul, Yogyakarta ini berhasil mengerjakan materi seputar aksara jawa, macapat, unggah-ungguh basa, wayang dan pranata mangsa. Hingga akhirnya, buah dari kerja kerasnya mampu mengantarkannya ke babak grand final. Walaupun harus puas menduduki peringkat ke-tiga, santri yang punya  nama lengkap Alfian Fakhru Rozi ini sangat bersyukur atas raihannya.  “Sempat bangga, karena saya dapat membawa nama baik pesantren”, ujarnya.

Ini merupakan pencapaian yang memuaskan, lantaran dalam beberapa bulan ini santri MBS berhasil mengharumkan nama baik pondok dengan raihan prestasi tingkat nasional bahkan internasional, ungkap kabag kesiswaan putra, ustadz Ikhwan Anshori.

Ustadz Eko Sugiarto juga mengapresiasi atas raihan ini. “Kalau santri MBS bisa unggul dalam bahasa arab dan bahasa inggris itu merupakan hal yang wajar. Dengan pencapaian ini, menandakan kualitas kebahasaan santri MBS mampu bersaing dengan sekolah umum yang notabene tidak berbasis asrama. Capaian ini sekaligus menambah pundi-pundi medali yang di dapat santri MBS dalam masa pandemi ini, tuturnya.(ElMoedarries)

elmoehammadiy

elmoehammadiy

Humas MBS bagian liputan prestasi santri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *